22/03/2018

Survei di Eropah : Generasi Mileneal Tidak Menganut Agama

                                                                Kompas

IDINDO.com - Sebuah survei terhadap warga berusia 16-29 tahun atau kerap disebut generasi milenial di 12 negara Eropa mengungkap fakta mengejutkan.

Hasil survei yang merupakan permintaan Gereja Katolik Roma itu menunjukkan mayoritas responden mengaku tidak menganut agama.

Angka anak muda yang mengaku tidak beragama sangat tinggi, terutama di Republik Ceko, yang proporsinya mencapai 91 persen.
Kecenderungan tidak menganut agama tertentu juga tinggi di Estonia, Swedia, dan Belanda, yang angkanya berkisar antara 70-80 persen.

Sementara yang mengaku paling religius, dalam pengertian secara terbuka mengaku menganut agama, adalah anak-anak muda di Polandia, Lithuania, dan Austria.

"Norma bahwa biasanya orang-orang Eropa memeluk Kristen, sudah tak berlaku lagi, dan mungkin hilang selamanya atau setidaknya dalam kurun 100 tahun ke depan," kata Stephen Bullivant, kepada harian terbitan Inggris, The Guardian.

Bullivant adalah guru besar teologi dan sosiologi di St Mary's University di London yang merilis hasil survei yang dilakukan pada 2014-2016 tersebut.

"Dengan pengeculian di beberapa negara, kecenderungan anak-anak muda (di Eropa) adalah mereka tak punya afiliasi dengan agama atau mengaku tak menjalankan agama," jelas Bullivant.

Dalam wawancara dengan BBC, Rabu (21/3/2018), Bullivant mengatakan, secara budaya, afiliasi agama biasanya muncul jika seseorang besar atau tumbuh dengan pengaruh agama yang kuat.

Bagi generasi milenial, kata Bullivant, pengaruh agama lemah atau bahkan tidak ada sama sekali.

Memang, masih diberikan pendidikan agama Kristen di sekolah, tapi pendidikan ini 'tidak membekas' pada generasi milenial.
Rendahnya afiliasi agama juga tercermin ketika anak-anak muda yang disurvei menjawab pertanyaan tentang praktik beragama.

Di Republik Ceko, 70 persen anak-anak muda mengatakan tidak pernah pegi ke rumah ibadah dan 80 persen mengaku tidak pernah beribadah.

Di Inggris, Perancis, Belgia, Spanyol, dan Belanda, antara 56-60 persen responden mengatakan, tidak pernah ke gereja. Dan, antara 63-66 persen tidak pernah beribadah.

Hanya di Polandia, Portugal dan Republik Irlandia di mana terdapat lebih dari 10 persen anak-anak muda mengatakan menghadiri misa atau kebaktian setidaknya sekali dalam sepekan.


Sumber : BBC.Indonesia 


SHARE THIS

Author:

0 komentar: