12/11/2017

Pulau Seks Dipindahkan Lokasinya ke Cartagena

   CEN

IDINDO.com - Mendapat kecaman Gereja Katolik dan terancam ditangkap oleh pihak keamanan Kolombia membuat penyelenggara wisata "pulau seks" memindahkan lokasinya dari Cartagena, Kolombia.

Juru bicara Good Girl Company, perusahaan yang mewadahi pesta mesum dan narkoba itu mengatakan, sejak mendapat protes dari berbagai pihak, mereka memutuskan pindah dari Pulau Cartagena.

Dilansir dari Daily Mirror Minggu (12/12/2017), lokasinya bertempat di salah satu pulau di Karibia.

"Bos kami adalah pemilik beberapa pulau di itu. Para tamu juga sudah menerima pemberitahuan (pemindahan)," terang juru bicara tersebut.

Juru bicara itu melanjutkan, kini tinggal tersisa empat tiket untuk paket liburan kontroversial tersebut.

Pemindahan itu menyusul ancaman yang dilontarkan Wali Kota Cartagena, Sergio Londono, untuk menangkap penyelenggara dan mendeportasi tamu jika mereka masih nekat menggelar pesta di Cartagena.
"Kami tidak bisa menerima wisata yang menjual seks dan hal berbau mesum," kecam Londono di akun Twitter-nya.

Sementara Menteri Dalam Negeri Kolombia, Fernando Nino, berujar bahwa pihaknya tidak akan memberikan izin kepada wisata semacam itu.

Sebelumnya pada 9 Oktober, Good Girl Company telah memasang iklan secara daring dalam situs web internal mereka dengan menawarkan kokain, alkohol gratis dan “seks tak terbatas” sebagai daya tarik bagi para wisatawan.

Perusahaan jasa itu mengiklankan sebuah suasana liburan dengan pelayanan ekstra, yakni pesta pora dengan para pekerja seks komersial di sebuah pulau di negara “obat bius” itu.

Dalam dua video iklan wisata ditunjukkan, para pria datang untuk sebuah pesta narkoba, minuman alkohol gratis, dan pesta  seks dengan para wanita tunasusila.
Harga satu tiket adalah 5.000 dollar AS atau Rp 67,5 juta untuk paket tiga malam dan empat hari pada 24-27 November.

Pada hari kedua dari empat hari wisata “ pulau seks”, para tamu akan dikelingin 16 perempuan muda. Pihak penyelenggara mengatakan, para pelanggan akan menemukan “diri seutuhnya”.

Di situsnya, perusahaan tersebut mengatakan, para klien akan dapat “menjalani kehidupan seperti yang selalu Anda bayangkan”, dan menggambarkannya sebagai “lingkungan yang bijaksana dan indah bagi pria untuk memenuhi fantasi terliar mereka”.

Liburan kontroversial tidak hanya memantik ancaman penangkapan dari otoritas Kolombia.

Namun juga membuat imam lokal Cartagena, Elkin Acevedo,  telah menceritakannya kepada Paus Fransiskus dalam usaha untuk menutup wisata mesum, yang masih dipromosikan oleh Good Girls Company.

Sumber : dailymirror

SHARE THIS

Author:

0 komentar: