24/11/2017

Pengamat ini Sebut Jika Tidak ingin Punah Golkar harus Berubah

   Ist

IDINDO.com - Saat ini di tubuh Partai Golkar terpecah terkait status tersangka Setya Novanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menyikapi hal tersebut politisi senior Partai Golkar, Leo Nababan menilai tidak ada jalan lain selain Munaslub. Lantaran kata Leo, ini adalah langkah terakhir sebagai upaya penyelamatan partai.

Lanjut kata politisi vokal ini, penunjukkan Plt Ketua Umum, selain dianggapnya aneh, juga tak memberikan perubahan signifikan. "Sebab desakan munaslub tidak mereda," tuturnya Jumat (25/11/2017).

Oleh karena itu, Leo berharap munaslub ini dengan harapan oragn-orang yang (ada) selama ini mundur. Harus wajah baru.

Menurutnya, Golkar harus berubah jika tidak ingin punah. Sebab kejadian demi kejadian yang dialami Golkar dengan Ketua Umumnya Setya Novanto selama sebulan terakhir, bisa berdampak besar bagi pemilih.

"Jadi kalau organisasi dikelola seperti mengelola milik pribadi ya seperti ini. Tentu ada yang disembuyikkan. Ini ada yang tidak normal organisasi," kritik alumni Lemhanas KRA 39 RI (tahun 2006) ini.

Sementara untuk pengurus baru jelas Leo, jika munaslub terjadi sesuai skenario (rombak total pengurus).

Lagi tuturnya, hal penting yang harus segera dilakukan sebelum mulai bekerja menjaga elektablitas Golkar jelang Pilkada serentak 2018 serta pilpres 2019.

"Dan pengurus baru yang akan datang harus siap cuci piring kotor," jelasnya.

Editor : Jerry Massie

SHARE THIS

Author:

0 komentar: