03/11/2017

Luar Biasa! Cina jadi Penghasil Miliarder Terbanyak di Dunia

    Ist


IDINDO.com - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Asia menjadi penghasil miliarder terbanyak di dunia. Menurut data UBS dan Pricewaterhouse Coopers, China adalah negara dengan jumlah miliarder terbanyak, melampaui AS.

Mengutip Forbes, Sabtu (4/11/2017), setiap minggunya, setidaknya ada 2 orang miliarder lahir. Rata-rata miliarder yang muncul di China saat ini memperoleh kekayaan dengan usahanya sendiri ketimbang warisan keluarga selama beberapa generasi.

Nah, bagaimana China begitu mudah menghasilkan miliarder? Ternyata salah satu caranya adalah melalui pasar saham.

Berbeda dengan yang terjadi di AS atau Dfopa di mana rata-rata perusahaan rintisan (startup) melantai di bursa saham setelah lebih dari 10 tahun, startup di Asia cenderung cepat menggiring perusahaan mereka melantai di bursa melalui penawaran umum perdana (initial public offering).

Beberapa bursa saham yang dipilih oleh startup China antara lain bursa saham Shanghai atau ChiNext yang modelnya seperti Nasdaq. Namun, ada pula beberapa perusahaan yang langsung masuk ke bursa saham New York alias New York Stock Exchange.

Studi yang dilakukan UBS dan PwC menunjukkan, melantainya perusahaan di bursa dan memperoleh kode emiten akan memperbaiki persepsi bisnis dan brand dengan konsumen, pemasok, bahkan pegawai perusahaan itu sendiri.

Pada tahun 2016 saja, 63 persen dari 568 perusahaan yang terhubung dengan miliarder di Asia adalah perusahaan tercatat di bursa. Angka ini jauh lebih tinggi ketimbang 37 persen persen dari 421 perusahaan di AS dan 40 persen dari 256 perusahaan di Eropa.
Diestimasikan bahwa saat ini 600 perusahaan China sddang mengantri untuk memperoleh persetujuan IPO di bursa saham China.

Para miliarder China saat ini kebanyakan berasal daru sektor teknologi. Namun, sejalan dengan berkembangnya real estate dan belanja infrastruktur, jumlah miliarder dari kedua sektor tersebut juga meningkat.
Sebagai contoh adalah Xu Jiayin, pendiri perusahaan properti China Evergrande yang sepanjang tahun 2017 asetnya sudah meroket 272 persen. Kekayaan Xu kini berada di bawah pendiri Alibaba Jack Ma dan pimpinan konglomerasi internet Tencent Pony Ma.

Berbagai sumber



SHARE THIS

Author:

0 komentar: