08/11/2017

Danica Roem Transgender Pertama di AS Duduk di Parlemen

   Ist

IDINDO.com - Calon legislatif negara bagian Virginia, Amerika Serikat, dari Partai Demokrat, Danica Roem, memenangkan suara mayoritas pemilih, menjadikannya sebagai anggota legislatif transgender pertama di Virgina.

Dilansir dari CNN, Rabu (8/11/2017), Roem mengalahkan kandidat incumbent, Bob Marshal dari Partai Republik, yang telah menduduki kursi legislatif sejak 1992.

Roem yang berusia 33 tahun itu merupakan orang transgender pertama yang melakukan kampanye terbuka mengenai identitasnya.
Sebelumnya, Althea Garrison terpilih sebagai anggota legislatif di negara bagian Massachusetts pada 1992. Namun, dia tidak secara terbuka saat kampanye sebagai seorang transgender.

Saat kampanye, Roem yang dulunya berprofesi sebagai jurnalis ini lebih fokus pada masalah lapangan pekerjaan dan lalu lintas ketimbang identitas gender.

Sementara, lawan Roem di pemilihan, Marshall, pernah mengajukan Undang-undang Privasi Fisik, yang mewajibkan warga untuk menggunakan toilet sesuai dengan jenis kelamin di akte kelahiran.

Laman The Hill menulis, Marshall bahkan menyebut dirinya sebagai "ketua homofobia" Virgina. Dalam iklan kampanyenya, dia pernah menyinggung masalah identitas gender Roem.

Para pendukung LGBTQ memuji kemenangan Roem pada Selasa (7/11/2017) malam waktu setempat. Kemenangannya juga disebut sebagai peringatan keras terhadap anggota parlemen yang anti-keseteraan gender di AS.

Saat kampanye, Roem yang dulunya berprofesi sebagai jurnalis ini lebih fokus pada masalah lapangan pekerjaan dan lalu lintas ketimbang identitas gender.

Sementara, lawan Roem di pemilihan, Marshall, pernah mengajukan Undang-undang Privasi Fisik, yang mewajibkan warga untuk menggunakan toilet sesuai dengan jenis kelamin di akte kelahiran.

Laman The Hill menulis, Marshall bahkan menyebut dirinya sebagai "ketua homofobia" Virgina. Dalam iklan kampanyenya, dia pernah menyinggung masalah identitas gender Roem.

Para pendukung LGBTQ memuji kemenangan Roem pada Selasa (7/11/2017) malam waktu setempat. Kemenangannya juga disebut sebagai peringatan keras terhadap anggota parlemen yang anti-keseteraan gender di AS.

SHARE THIS

Author:

0 komentar: