16/11/2017

Anies Baswedan Calon Kuat Nahkodai KAHMI ke Depan


JAKARTA - Jelang Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI di Medan 17 - 19 November 2017, nama Gubernur DKI Jakarta mulai disebut-sebut sebagai Koordinator Presidium KAHMI. Hal ini berhembus saat Forum Alumni HMI, mengadakan Diskusi Publik dengan tema : "Anis Nahkoda KAHMI Ke Depan" di Kafe Poenam Lt. 2 Menteng Jakarta Pusat, Kamis, (16/11/2017).

Diskusi yang dihadiri oleh sekitar lima puluhan peserta dari  Alumni HMI tersebut berlangsung dengan penuh semangat.

Salah satu Alumni HMI M Syukur Mandar yang juga Dosen sebuah perguruan tinggi hukum di Jakarta mengatakan, selaku Alumni muda HMI berpendapat bahwa Pak Anies itu punya potensi besar dan ekpektasi beliau bukan saja di HMI, akan tetapi juga di semua level grassroot, menengah serta kalangan atas maka kami alumni HMI wajib menjaganya.

"Beliau kan aset bangsa, sejauh bisa meluangkan sedikit waktu untuk memimpin KAHMI kan tidak dilarang dan itulah forum ini kami gelar dengan maksud bila dia memimpin atau menjadi Koordinator Presidium maka KAHMI punya kontribusi untuk membangun Jakarta lalu apa yang dilakukan, KAHMI ini kan banyak doktor, professor dan para ahli sehingga bila Anies memimpin KAHMI, dia akan selalu di lingkaran Inletektual," tuturnya

"Kami akan mendukung penuh Anies Baswedan untuk memimpin atau menjadi Koordinator Presidium di Munas KAHMI di Medan ini," tegasnya.

Sementara, inisiator diskusi publik yang sekaligus juga Wakil Sekjend Presidium Pusat KAHMI Abdul Rachman Sappara
meminta Anies untuk berkiprah kembali di presidium atau bahkan memimpin presidium perjalanan KAHMI ke depan sampai dengan tahun 2022 .

Lantaran ujarnya, sosok seperti Bang Anies ini sangat penting, hari ini beliau seorang Gubernur di sebuah ibukota negara yaitu Jakarta mana banyak diperbincangkan dan namanya selalu disebut-sebut dalam setiap kancah nasional dan dia bilang siap hadir di acara Munas nanti walaupun di Acara Pembukaan saja.

"Bila diperlukan oleh forum nanti Bang Anies bersedia untuk memimpin atau menjadi Koordinator Presidium dan ini yang membedakan Bang Anies dengan Bakal Calon yang lain karena bila mereka itu kasak kusuk ke daerah atau wilayah untuk minta dukungan, akan tetapi Bang Anies nggak demikian," ungkap Sappara.

Menjawab pertanyaan wartawan media ini, sebagaimana era presiden Susilo Bambang Yudoyono yang waktu itu KAHMI mengangkat SBY sebagai warga atau Dewan Kehormatan KAHMI, maka gimana dengan Presiden Joko Widodo? dengan tersenyum Bung Sappara menjawab, "WAH! kami belum punya pikiran ke arah situ," tuturnya.

Peliput : Fri

SHARE THIS

Author:

0 komentar: