04/10/2017

Parpol Peserta Pemilu Wajib Input Data Sipol



IDINDO.com - Partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019 wajib menginput data di sistem informasi partai politik (sipol). Data di sipil nantinya akan dicek saat pendaftaran. Begini prosesnya.

Parpol yang hendak mendaftar harus melengkapi data untuk diinput dalam sipol. Data tersebut dicetak dan dibawa beserta dokumen lainnya ke KPU.

"Kalau partai datang hal yang pertama, kami cek dokumen pendaftaran yang dibawa. Dokumen itu urutannya sesuai yang disyaratkan," ujar Komisioner KPU Viryan di kantornya, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2017).

Urutan dokumen yang dibawa untuk verifikasi faktual adalah formulir lampiran 4 model F1-Parpol, model F3-Parpol, lampiran model F5-Parpol, model F11-Parpol, surat keputusan (SK) partai politik tentang pengurus tingkat pusat, bukti kepemilikan/sewa/kontrak kantor partai politik. 

"Misalnya ya, paling atas form F parpol, surat pendaftaran partai politik, itu harus di atas. Itu sudah diatur dalam juknis kita, di bawahnya F1, di bawahnya lagi F3 selanjutnya F4. Nah ini harus berurutan, kenapa harus berurutan? karena dokumen ini nasional,"ujar Viryan.

Bagaimana bila data yang dicantumkan belum lengkap? Nantinya, KPU akan memberikan rincian terkait data yang sudah lengkap dan harus diperbaiki.

"Tapi kalau belum lengkap, kami hanya menyampaikan (rincian data) ceklisnya, termasuk yang ada dan belum ada. Nah, itu kami print yang kami berikan dokumen ceklisnya itu, dan seluruh dokumennya dikembalikan. Jadi tidak ada, ini titip dulu, lalu kurangnya menyusul, tidak ada. Karena itu dokumen politik," jelas Viryan.

Proses pemeriksaan data saat pendaftaran memakan waktu sekitar 1 jam atau lebih. "Proses pemeriksaan itu bisa lebih dari satu jam, karena itu kan (dokumen) banyak kami cek semuanya," kata Viryan. 

Sumber : Detik.com

SHARE THIS

Author:

0 komentar: