26/10/2017

Terkait Hari Santri Nasional, Seni Religi Lintas Iman Gelar Festival Seni


IDINDO.com, JAKARTA- Keberagaman agama di Indonesia adalah realitas yang patut disyukuri sebagai keluasan khazanah. Keberagaman itu juga peluang untuk menggapai etos persaudaraan lintas iman. Yang dapat di jadikan contoh keteladanan Bhinneka Tunggal Ika, yang senantiasa menghidupkan semangat Pancasila.

Oleh karena itu, persaudaraan lintas iman, perlu terus menerus dirawat, dijaga dan dipertahankan. Maka dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional, Unit Kerja Presiden - Pembinaan Ideologi Pancasila ( UKP - PIP ) bekerjasama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia,

Kegiatan ini jugs turut didukung oleh Kementrian Agama RI - akan menggelar Festival Seni Religi Lintas Iman, pada Hari Minggu (29/10/2017) pukul 14.00 hingga 17.00 WIB, bertempat di Internasional Hall Lt. 3 Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Jl.Pantai Indah Kapuk (PIK) Boulevard, Jakarta Utara.

"Peringatan Hari Santri Nasional dapat menjadi momentum integrasi nasionalisme dan agama, selain itu juga dapat dipandang sebagai nasionalisasi makna jihad, sebagai upaya mempertahankan negara, juga mempertahankan keadilan," kata Budayawan Zastrouw Al - Ngatawi selaku ketua panitia Hari Santri Nasional yang sekaligus juga staf ahli UKP - PIP, saat konferensi Pers di Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Jakarta Utara, Kamis Sore (26/10/2017).

Dalam konferensi pers hadir juga Hong Tjhin ( Direktur DAAI TV), Yudi Latief ( Kepala UKP - PIP), Sonny Soeharso ( Deputi bidang pengendalian dan Evaluasi), serta Romo Benny Soesetyo (Penasehat UKP - PIP).

Acara ini akan diramaikan oleh sejumlah komunitas lintas agama dan komunitas penghayat. Masing-masing perwakilan komunitas akan menampilkan pertunjukan seni dari berbagai disiplin kesenian seperti musik, tari, puisi - sufistik dan sebagainya. Selain itu sejumlah tokoh agama akan menyampaikan testimoni tentang pentingnya persaudaraan lintas iman untuk menjaga keutuhan bangsa.

Kegiatan ini juga akan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, Menteri, dan tokoh - tokoh agama.

"Hari Santri dapat menjadi sarana untuk mewujudkan cinta kasih universal bagi bangsa  dan negara," ujar Sugianto Kusuma,
Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. "Semoga acara ini dapat berlangsung sukses sesuai harapan kita dan menjadi pemersatu bangsa melalui  pentas seni religi lintas iman," tandas dia.

Editor : Fri

SHARE THIS

Author:

0 komentar: