04/10/2017

HUT TNI Tahun 1965 Paling Tragis

    Ist

IDINDO.com - Tepat hari ini, 5 Oktober 2017, Indonesia merayakan HUT TNI yang ke-72. Perayaannya sendiri dilangsungkan dalam upacara yang berlokasi di Pelabuhan Deramaga Indah Kiat Cilegon, Banten.
Upacara peringatkan HUT TNI itu sendiri dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertindak sebagai inspektur upacara.
Tak banyak yang tahu, pada tahun 1965, peringatan HUT TNI menjadi salah satu yang paling menyedihkan sepanjang sejarah. Karena pada HUT TNI tersebut, sekaligus dilangsungkan pelepasan jenazah para jenderal yang terbunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September atau G 30S/PKI.
Pelaksanaan upacara dilangsungkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Jenderal Abdul Haris Nasution sempat membawakan pidato yang menyedihkan pada waktu itu.
Itulah sedikit bunyi sambutan yang dibawakan oleh Jenderal AH Nasution sambil tergugu. Setelah itu, jenazah Letjen Ahmad Yani, Mayjen Mas Tirtodarmo Haryono, Mayjen Siswondo Parman, Mayjen Suprapto, Brigjen Donald Isaac Panjaitan, Brigjen Sutojo Siswomihardjo dan Lettu Pierre Tendean pun dimasukkan ke liang lahat. Upacara pemakaman tersebut disaksikan oleh ribuan masyarakat. Keluarga korban turut hadir. Meski sedih, mereka mencoba tabah.
Peringatan HUT TNI tersebut diklaim sebagai salah satu yang paling menyedihkan sepanjang sejarah Indonesia. Hal tersebut seperti yang kutipan AH Nasution yang satu ini.

Sumber : Liputan6


SHARE THIS

Author:

0 komentar: