14/10/2017

IMF Desak Karibia dan Amerika Latin Berantas Korupsi

    Ist

IDINDO.com - Pemerintah Amerika Latin dan Karibia perlu memberantas korupsi agar ekonomi mereka mampu bertahan dengan pertumbuhan yang semakin meluas.

Peringatan itu disampaikan Dana Moneter Internasional, Jumat (13/10/2017) seperti dilansir kantor berita AFP.

Disebutkan, tingkat korupsi yang tinggi berkorelasi dengan ketidaksetaraan dan perkembangan ekonomi yang kian melemah.
IMF mengungkapkan pandangan itu dalam sebuah laporan terkait penilaian terhadap kesehatan ekonomi di kawasan tersebut.

Tata kelola yang lemah dan korupsi yang mengakar membebani pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan di Amerika Latin dan Karibia."

Tingkat korupsi yang tinggi tampaknya menjauhkan perkembangan ekonomi negara berkembang ini dari negara maju.
Hal itu paling nyata terlihat di Brasil. Di mana skandal korupsi besar telah menjatuhkan politisi papan atas di sana, dan menciptakan resesi.

Skandal yang juga disebut Odebrecht juga berkontribusi terhadap pertumbuhan Peru yang lambat pada tahun lalu.

IMF menilai, di masa mendatang, tingkat investasi bisa lebih lemah dari perkiraan karena ketidakpastian yang terkait dengan kasus korupsi Odebrecht terus berlanjut.
Sementara, di Guatemala, skandal korupsi terlihat paling menonjol untuk kawasan di Amerika Tengah.

Kawasan ini perlu menyadari bahwa kondisi tersebut, -dan kaitannya dengan kekerasan dan peraturan hukum yang lemah, menghambat investasi dan peningkatan pertumbuhan ekonomi.

"Dengan meningkatnya ketidakpuasan publik, Amerika Latin sekarang menghadapi peluang untuk mengurangi korupsi," demikian disebutkan laporan tersebut.

Persoalan-persoalan ini menjadi tantangan politik yang substansial, dan membutuhkan strategi berbasis kuat.

"Pengalaman sebelumnya menunjukkan, strategi antikorupsi yang sukses memerlukan kepemimpinan politik, reformasi hukum, dan peradilan yang kuat."

"Juga peningkatan transparansi dan akuntabilitas, serta yang terpenting, pemantauan, dan penegakan yang lebih kuat."

Berbagai sumber

SHARE THIS

Author:

0 komentar: