02/09/2017

Ketua DPP Golkar Bantah SK Pencopotan SVR

     Ist

IDINDO.com - Partai berlambang beringin Golongan Karya (Golkar) baru-baru diterpa isu yakni pencopotan Ketua DPD Sulawesi Utara (Sulut) Stevanus Vreeke Runtu.

Berita ini pun berhembus kencang dan menjadi viral di Sosmed. Dalam isi SK tersebut tercantum pelaksana tugas (Plt) Ketua Partai Golkar (PG) Sulawesi Utara (Sulut). SK bernomor: KEP-242/DPP/Golkar/VIII/2017 itu berisi, Plt Ketua PG Sulut adalah Hamka Kadi menggantikan Stefanus Vreeke Runtu (SVR) beredar luas.

Namun saat ini, Hamka sedang berada di Tanah Suci Mekkah. Kemungkinan kembali ke Tanah Air 7 September. “Pada 8 September akan rapat koordinasi dengan DPP. 9 September Pak Hamka ke Manado untuk konsolidasi. Tak lama setelah itu digelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub),” beber sumber seperti dilansir Manadopostonline.com.

Ada sejumlah alasan dan pertimbangan yang tertera dalam SK tersebut mengapa harus ditunjuk Plt untuk Ketua DPD PG Sulut. Di antaranya, akibat ada mosi tidak percaya 10 DPD II pada kepemimpinan SVR, yang akhirnya membuat organisasi partai berjalan tidak maksimal, berujung pada kekalahan di sejumlah Pilkada.

Selanjutnya, Ketua Umum Golkar Setya Novanto dan Sekretaris Jendral Idrus Marham ikut menanda-tangani Hamka sebagai Plt, ditugaskan mempersiapkan Musdalub paling lambat tiga bulan setelah SK ini diterbitkan. Jika melihat tanggal SK, 21 Agustus, artinya paling lambat 21 November sudah digelar Musdalub.

Sementara, Ketua DPP Partai Golkar Zainudin Amali membantah terkait pencopotan Runtu.

"Sejauh ini belum ada SK pemberhentian atau Plt terhadap posisi Ketua DPD I Stefanus Vreeke Runtu. "Setahu saya sampai saat ini belum ada ya SK Plt untuk Golkar Sulut," singkat Ketua Komisi II DPR RI itu.

SHARE THIS

Author:

0 komentar: