10/08/2017

MoU BPJSTK-Kejari, Pengusaha Nakal Sebaiknya Bersiap-siap..

BPJSTK Sulut dan Maluku saat berfoto bersama Kajati Sulut dan perwakilan empat Kejari.

IDINDO, MANADO - Upaya untuk memberikan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh tenaga kerja menjadi komitmen utama BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini ditandai dengan dibuatnya kerjasama melalui penandatanganan nota kesepahaman antara BPJSTK wilayah Sulut dan Maluku dengan Kejari Manado, Tondano, Bitung dan Kotamubagu di Swissbel Maleosan Hotel, Kamis (10/8/2017).
Kepala Kejaksaan Tinggi Manado (Kajari) Sulut Mangihut Sinaga mengatakan, melalui MoU ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pengusaha untuk mengikutsertakan karyawannya sebagaj peserta BPJSTK maupun juga meningkatkan kesadaran pengusaha untuk tertib administrasi dan tidak menunggak iuran.
"Jadi pengusaha nakal dan yang masih membandel soal hak pekerjanya untuk dilindungi BPJSTK, siap-siap saja. Karena kita akan turun langsung dan melakukan pemanggilan," ujarnya.

Kajari Sulut Mangihut Sinaga berbagi cendramata dengan Kakanwil BPJSTK Sulut dan Maluku Sudirman Simamora.

Kata dia, terdaftar sebagai peserta BPJSTK merupakan hak setiap pekerja, baik formal maupun informal. Sehingga apa yang menjadi kewajiban pengusaha sebagai pemberi kerja harus dilakukan.
Kepala BPJSTK wilayah Sulawesi dan Maluku Sudirman Simamora menekankan, kerjasama dengan kejaksaan ini sebagai upaya pihaknya dalam memberikan perlindungan bagi setiap tenaga kerja. "Nantinya untuk perusahaan yang tidak tertib administrasi akan diserahkan kewenangannya kepada pihak Kejari untuk memprosesnya, agar dapat menyelesaikan kewajibannya, sehingga pihak pekerja bisa memperoleh haknya," jelasnya.
(*)
Kacab BPJSTK Manado Asri Basir saat meneken MoU dengan salah satu perwakilan dari empat Kejari.


SHARE THIS

Author:

0 komentar: