17/08/2017

30 Napi Sulut “Merdeka”


IDINDO.com, MANADO – Momen perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) menjadi berkah tersendiri bagi 30 Narapidana (Napi) di Provinsi Sulawesi Utara.  

Berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (MenkumHAM) RI Nomor W27-47.PK.01.01.02 Tahun 2017 Tentang Remisi Umum 17 Agustus Tahun 2017, para tahanan yang mendekam di beberapa penjara daerah bumi Nyiur Melambai tersebut, mendapatkan Remisi Umum II atau bebas murni. Rinciannya, Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas IIA Manado 3 orang, LP Klas IIB Bitung (9), LP Klas IIB Tondano (4), Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIA Manado (7), dan Rutan Klas IIB Kotamobagu (7), dari total 1.402 Napi dan Anak Pidana yang tersebar di 13 LP/Rutan/Cabang Rutan se-Sulut.

“Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal 17 Agustus 2017,” ujar Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM) Prov. Sulut, Pondang Tambunan melalui upacara peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI, Kamis (17/8/2017) di lapangan LP Klas IIA Manado, Sumompo. Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Sulut, Steven OE Kandouw menyambut gembira.

"Kita menjalankan SK Menkumham. Ini menjadi ritual kita semua.  Setiap tahun ada remisi.  Ini juga hadiah bagi mereka untuk kembali ke masyarakat,” ujarnya kepada wartawan usai bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).  

Ia berharap, kedepannya para napi dapat dibina dan nanti kembali bergabung dengan masyarakat dan menjalani kehidupan baru.

"Seperti Ikrar mereka tidak mengulangi lagi. Saya harap nanti penyakit masyarakat tidak akan terjadi. Dan saya yakin proses pembinaan yang dilaksanakan kemenkumham melalui lembaga pemasyarakatan di Sulut berjalan dengan baik," ujar Wagub didampingi Kakanwil KemenkumHAM Sulut dan Kepala LP Klas IIA Manado, Johanis Tangkudung.

Editor : Refly Mandey

SHARE THIS

Author:

0 komentar: