06/07/2017

Wakapolri Sebut "Ndeso" Kategori Guyonan

      Ist

IDINDO.com - Laporan terhadap putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, oleh Muhammad Hidayat atas dugaan ujaran kebencian, karena penyebutan 'ndeso' ditampik Wakapolri Komjen Syafruddin. Jendral Bintang ini menjelaskan penyebutan 'ndeso' bukan kategori hate speech, melainkan guyonan.

Menurutnya Polri tidak akan tindaklanjuti laporan itu.Ngomongnya 'ndeso' itu kan. "Saya juga dari kecil sudah dengar ngomong 'ndeso'. Itu guyonan saja," ujar Syafruddin di Rupatama Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2017).

Wakapolri pun meminta masyarakat lebih rasional. Hanya laporan yang rasional dan memenuhi unsur pidana yang akan ditindaklanjuti polisi.

"Jadi kita rasional saja. Polri, penyidik, rasional. Jadi tidak semua laporan ditindaklanjuti. Kalau itu rasional dan ada unsurnya, kita tindaklanjuti. Kalau tidak, tidak perlu," tuturnya.

Ditegaskan Syafrudin, laporan terhadap Kaesang terkait dengan vlog-nya tidak akan diproses. Laporan dari Muhammad Hidayat itu disebut mengada-ada.

"Saya tegaskan, itu mengada-ada," tegasnya.

Seperti diketahui putra Presiden Jokowi, Kaesang dilaporkan Hidayat ke Polres Metro Bekasi terkait dengan ucapan dalam vlog-nya di YouTube yang dianggap menyebarkan ujaran kebencian. Polisi akan meminta keterangan dari pelapor yang bernama Muhammad Hidayat, Jumat (7/7/2017) besok. 

SHARE THIS

Author:

0 komentar: