04/07/2017

Dana Parpol Bakal Naik 10 Kali Lipat


IDINDO.com - Dana partai politik bakal bertambah 10 kali lipat. Yang mana pemerintah berencana menaikkan dana bantuan bagi parpol yang berarti menambah anggaran Rp 111 miliar. Tentu saja sejumlah pihak mempertanyakan kebijakan pemerintah tersebut. 

Partai politik di Indonesia sejauh ini memperoleh dana bantuan sebesar Rp 108 per suara yang diperoleh saat Pemilu. Nominal itu akan naik jadi Rp 1.000. Terkait hal tersebut Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) bersuara pantang. Menurut Formappi alasan ini dianggap sulit dipahami. 

Peneliti Formappi Lucius Karus, menjelaskan kenaikan sampai 10 kali lipat itu sulit dipahami karena alasan kenaikan tidak tampak karena urgensi yang luar biasa. "Mestinya kenaikan itu secara bertahap untuk menjelaskan misi bantuan tersebut yang harus selalu diikuti dengan evaluasi terhadap penggunaan dana itu," ujarnya kepada wartawan, Selasa (4/7/2017). 

Dirinya mempertanyakan, sebenarnya kenaikan dana parpol bisa saja diterima asalkan ada solusi sistematik dari pemerintah dan DPR soal keuangan parpol. Saat ini, kenaikan dana parpol terkesan hanya demi 'menyuap' parpol. 

"Solusi kenaikan bantuan dana parpol yang saat ini dilakukan pemerintah dan DPR terkesan tidak dilakukan untuk menyehatkan tata kelola parpol tetapi cenderung untuk 'menyuap' partai-partai agar tak rewel," ungkapnya. 

Dia meminta agar pemerintah dan DPR lebih dahulu menyusun skema reformasi parpol agar kenaikan dana bantuan ini tidak sia-sia. Kebijakan ini disarankan untuk ditunda. 

"Pemerintah dan DPR seharusnya menahan dulu kebijakan ini sambil menyusun skema perubahan tata kelola parpol yang menjadi lebih transparan dan akuntabel," jelasnya. 

Sementara Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo sebelumnya mengungkapkan revisi PP 5/2009 tentang Bantuan Keuangan kepada Partai Politik sedang dirancang. Anggarannya juga akan dimasukkan ke APBN 2018. 

"Sekarang kita berupaya mengusulkan Rp 1.000 dari Rp 108 yang selama 20 tahun nggak naik. Kan wajar," ujar Tjahjo di Kemendagri, Senin (3/7/2017). 

Editor : Elvis Sendouw

SHARE THIS

Author:

0 komentar: