23/06/2017

Presiden Jokowi Berharap Pegiat Sosmed Berani Keluar dari Peperangan Negatif


IDINDO.com - Presiden Joko Widodo mengajak para pemuda Indonesia mendukung pemerintah dalam membangkitkan semangat
optimisme masyarakat guna mewujudkan cita-cita luhur para pejuang bangsa.

Hal tersebut disampaikan Presiden di hadapan para penggiat media sosial Tanah Air yang hadir dalam acara buka puasa bersama di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 22 Juni 2017.

"Jangan sampai kita terjebak kepada hal-hal yang negatif, yang membawa kita pada pesimisme," ujar Presiden, sebagaimana dilansir dari siaran pers Kepala Biro Pers,
Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Kepala Negara meyakini bahwa optimisme tersebut juga dapat membawa para pemuda Indonesia memenangkan kompetisi di masa mendatang.

"Melihat sumber daya manusia anak-anak muda kita, saya itu sangat optimis sekali bahwa kita bisa memenangkan kompetisi, pertarungan, persaingan yang ada," tuturnya.

Apalagi potensi dan kekuatan sumber daya manusia yang dimiliki bangsa Indonesia tidak kalah dibandingkan dengan
negara lain.

"Saya ketemu anak-anak muda itu pintar-pintar semuanya, seperti saudara-saudara yang hadir di sini, pintar-pintar semuanya," ucap Presiden.

Dilansir dari siaran pers Kepala Biro Pers, Media, dan informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa para penggiat memiliki
potensi untuk memberikan pengaruh positif di media sosial.

"Saya tahu bahwa saudara-saudara adalah kekuatan dan potensi untuk memberikan sebuah wawasan tentang ke depan. Saudara-saudara banyak mempengaruhi di media sosial," kata Presiden.

Apalagi sekarang ini media sosial juga menjadi salah satu acuan media arus utama dalam membangun opini publik.
"Kita juga tahu bahwa hal yang trending topic di media sosial pasti media mainstream langsung mengikuti. Begitu
trending topic ulang tahunnya Jokowi, langsung tv keluar semua," kata Presiden yang disambut tepuk tangan.

Oleh sebab itu, Presiden berharap para penggiat berani keluar dari peperangan negatif yang sekarang ini marak
terjadi di media sosial. Gaungkan semangat optimisme dan kompetisi para pemuda Indonesia lewat media sosial.

"Semangat optimisme, semangat untuk membangkitkan, semangat kompetisi kita ini betul-betul ada," ucap Presiden.
Dalam kesempatan itu, Presiden memberikan tiga pertanyaan kuis berhadiah sepeda. Ketiga pertanyaan itu
adalah sebutkan 10 nama ikan, dan dua pertanyaan lainnya, contoh pesan optimisme.

Khrisna Pabichara, seorang penulis dan penyair, yang aktif di facebook, juga membuat pelatihan kepenulisan dapat
menjawab 10 nama ikan. Sementara Bentara Bumi, pendiri Malam Puisi, gerakan puisi yang ada di lebih dari 40 kota di Indonesia dan aktif di twitter, membacakan puisi. Gerald, seorang YouTuber dari channel "Kok Bisa?",
memberikan contoh pesan optimisme dengan membangun YouTube edukasi.

Sumber : (Humas Kemensetneg)

SHARE THIS

Author:

0 komentar: