06/05/2017

Inilah Penyebab Jatuhnya Pesawat EgyptAir di Mediterania 2016 Lalu


IDINDO.com - Hasil penyelidikan Prancis menemukan tak ada jejak bahan peledak pada jasad-jasad warga Prancis, yang tewas dalam peristiwa jatuhnya pesawat EgyptAir di perairan Mediterania pada Mei 2016.

Hal tersebut diungkapkan oleh sebuah sumber yang mengetahui soal penyelidikan Prancis tersebut. Dikatakannya, hal tersebut mementahkan teori yang dikembangkan oleh Mesir, bahwa pesawat Airbus A320 tersebut meledak di udara saat dalam perjalanan dari Paris, Prancis menuju Kairo, Mesir. Keseluruhan penumpang dan kru yang berjumlah 66 orang tewas dalam peristiwa itu.

Pesawat EgyptAir bernomor penerbangan MS804 menghilang dari radar di atas perairan Mediterania pada 19 Mei 2016. Pesawat milik maskapai Mesir tersebut jatuh di lautan antara Crete dan pantai Mesir utara.

"Tak ada dugaan bahan peledak di atas pesawat," ujar sumber tersebut seperti dikutip kantor berita AFP, Sabtu (6/5/2017). Dikatakannya, polisi tidak menemukan sisa-sisa serbuk peledak dalam sampel yang diambil dari jasad delapan orang dari 15 warga Prancis yang tewas.

Otoritas Mesir telah menyerahkan jasad para korban ke keluarga mereka pada Januari lalu.

Menurut sumber tersebut, hasil penyelidikan yang telah lama ditunggu itu, baru-baru ini dilaporkan ke tiga hakim yang bertugas menangani kasus ini di Paris, Prancis.

Dikatakan sumber itu, temuan tersebut mengkonfirmasi teori para penyelidik Prancis sejak awal, yang menyatakan peristiwa itu murni kecelakaan dan bukan aksi terorisme. "Ini pastinya menutup pintu soal klaim terorisme," cetusnya.

Sebelumnya pada Desember 2016, komisi resmi penyelidik Mesir menyatakan pihaknya telah menemukan sisa-sisa bahan peledak pada jasad para korban. Namun tak ada kelompok yang mengklaim mendalangi peristiwa yang juga menewaskan 40 warga Mesir, termasuk 10 kru pesawat tersebut.

Selama ini para penyelidik Prancis lebih meyakini bahwa gangguan mekanik merupakan penyebab jatuhnya pesawat. Disebutkan bahwa kebakaran telah terjadi di dalam atau dekat kokpit, sebelum pesawat terjun bebas dan jatuh ke laut. (ita/ita

SHARE THIS

Author:

0 komentar: