26/05/2017

Dari Lubuk Hati Sang Presiden



IDINDO.com - Saya bersama Wakil Presiden mengunjungi korban teror bom Kampung Melayu yang dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, tadi malam. Dari sana, saya juga datang ke lokasi kejadian di Kampung Melayu.

Apa yang dapat dipetik dari peristiwa ini?

Aksi teror bom dapat menyerang siapapun, dari warga sipil hingga aparat penegak hukum. Korban-korban bom di Kampung Melayu ini ada mahasiswi, sopir Kopaja, pegawai, juga anggota Polri. Saya berharap mereka yang sedang menjalani perawatan segera diberi kesembuhan dalam waktu dekat sehingga dapat beraktivitas kembali.

Dan saya tegaskan sekali lagi: tidak ada tempat bagi terorisme di negara kita. Di Tanah Air kita. Kejadian seperti ini tidak boleh terulang kembali di masa mendatang.

Kepada seluruh masyarakat, seluruh rakyat di seluruh pelosok Tanah Air, saya sampaikan agar semuanya tetap tenang dan menjaga persatuan. Tetapi kita semua juga tetap harus waspada dan bersatu melawan terorisme ini.

Terorisme sudah menjadi masalah semua negara. Menjadi masalah dunia. Karena itulah negara-negara lain memiliki undang-undang, memiliki regulasi yang memudahkan aparat untuk menyelesaikan soal terorisme sebelum kejadian, artinya pencegahan.

Pemerintah dan DPR akan segera menyelesaikan revisi Undang-Undang Anti Terorisme agar aparat penegak hukum  memiliki sebuah landasan yang kuat dalam bertindak dan lebih mampu melakukan upaya pencegahan.  Saya juga sudah memerintahkan Menkopolhukam segera menyelesaikan revisi undang-undang ini.

Foto: Biro Pers Setpres

SHARE THIS

Author:

0 komentar: