08/04/2017

Saldi Isra Disebut Gantikan Patrialis Akbar?


IDINDO.com - Gonjang-ganjing terkait siapa yang bakal mengisi posisi yang ditinggal Patrialis Akbar yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) akhirnya terjawab. Presiden Joko pun Widodo (Jokowi) disebut-sebut telah menentukan pilihannya kepada Sadli Isra sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK). 
Menurut Sumber seperti dikutip beritasatu.com menyebutkan kemungkinan besar Pak Sadli yang dipilih Presiden Jokowi untuk dilantik menjadi Hakim MK, kata sumber tersebut di Jakarta, Jumat (7/4/2017).
Selain Sadli pakar hukum tata negara Universitas Andalas Padang, Presiden Jokowi, juga pada 3 April lalu telah menerima dua nama yang diserahkan Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Hakim MK Harjono yakni pengajar ilmu hukum Universitas Nusa Cendana Kupang, Bernard Tanya, dan mantan Dirjen Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM, Wicipto Setiadi.
Selain Harjono, hadir anggota Pansel Hakim MK lainnya, yaitu Maruarar Siahaan, Todung Mulya Lubis, Ningrum Natasya Sirait, Sukma Violetta, dan Cecep Sutiawan (sekretaris bukan anggota). Sementara itu, Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.
Dia menyebutkan, kriteria dipilihnya Sadli Isra sangat jelas terbaca publik. Selain menempati peringkat pertama berdasarkan hasil seleksi, Sadli dinilai figur yang pas untuk menempati posisi hakim MK.
Sebagai pakar hukum tata negara, Sadli juga dikenal sebagai aktivis antikorupsi, penulis, dan guru besar di Universitas Andalas.
Sebelumnya, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik, Johan Budi mengatakan, Presiden Jokowi telah memutuskan nama yang akan menjadi calon hakim MK setelah mendapatkan masukan dan pertimbangan dari Pansel Hakim MK. “Presiden sudah memutuskan calon hakim Mahkamah Konstitusi, setelah dilapori oleh Pansel. Ada beberapa calon, kemudian dipilih satu,” kata Johan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (7/4/2017).
Ia mengatakan, saat nama telah ditentukan maka proses selanjutnya adalah pelantikan.

SHARE THIS

Author:

0 komentar: