31/03/2017

Terkait Dugaan Makar, Sekjen FUI Ditangkap Polisi

IDINDO.com - Polisi telah menetapkan Sekjen FUI M Al Khaththat dan empat orang lainnya sebagai tersangka, terkait kasus dugaan permufakatan makar. Penyidik sudah mengantongi sejumlah bukti mengenai permufakatan makar tersebut.
"Kalau sudah dilakukan penangkapan, sudah tersangka. Dan, kami mempunyai alat bukti cukup untuk dilakukan penangkapan. Sekarang sedang dilakukan pendalaman penyidik," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, di Jakarta, Jumat (31/3/2017).
Dikatakannya, kelima orang itu saat ini masih menjalani pemeriksaan intesif di Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
"Sedang melakukan pendalaman di Mako Brimob. Selain MAK (M Al Khaththat) ada empat orang lainnya yang sedang dilakukan pendalaman," ungkapnya.
Ihwal apa alasan penangkapan kelimanya, Argo menyampaikan, tentu penyidik memiliki alasan dan telah sesuai dengan prosedur yang berlaku.
"Tentunya penyidik mempunyai alasan dan sesuai prosedur yang kita punya. Kita kenakan permufakatan makar sesuai Pasal 107 dan Pasal 110 KUHP. Semua perbuatan ini delik formil jadi sudah kita punya semua bukti yang dimiliki penyidik," katanya.
Ia menuturkan, penyidik mendapatkan informasi sudah ada sejumlah pertemuan yang dilakukan para tersangka.
"Itu sudah dipunya penyidik. Ada beberapa pertemuan di mana agenda pertemuan itu merupakan suatu kesimpulan. Ada di situ salah satunya menduduki Gedung DPR-MPR, lalu mengganti UUD kembali ke undang-undang asli. Ini suatu kegiatan yang dilakukan secara inkonstitusional. Kita sudah memetakan dan menyelidiki dalam beberapa hari ini," tandasnya. 

SHARE THIS

Author:

0 komentar: