02/02/2017

iPhone Salip Samsung di Kwartal Keempat

IDINDO.com - Penelitian terbaru dari Strategy Analytics menyebutkan, jumlah pengiriman ponsel pintar (smartphone) global tumbuh 3% mencapai rekor tahunan 1,5 miliar unit pada 2016. Namun yang menarik, merek iPhone dari Apple mampu merebut kembali posisi pertama dengan pangsa pasar (market share) 18% dan mengalahkan Samsung khusus pada kuartal IV-2016. Sementara itu, vendor asal Tiongkok, Oppo, mampu tumbuh 99% dalam setahun dan menjadi bintang.
Linda Sui, direktur Strategy Analytics, mengatakan, pengiriman smartphone global tumbuh 9% menjadi 438,7 juta unit pada kuartal IV-2016 dari 403,0 juta unit pada kuartal yang sama tahun 2015. Kuartal IV tahun lalu dinilai memiliki tingkat pertumbuhan tercepat di industri smartphone selama lebih dari setahun.
“Pertumbuhan pasar smartphone ditopang oleh pemulihan permintaan yang sedikit lebih kuat di pasar utama, seperti Tiongkok dan pasar berkembang Afrika. Dampaknya, pengiriman smartphone global mampu tumbuh 3% dari 1,44 miliar setahun penuh 2015 menjadi 1,49 miliar pada 2016, atau mencatatkan rekor terbaru,” ujar Sui, seperti dikutip dari strategyanalytics.com.
Neil Mawston, direktur eksekutif Strategy Analytics, menambahkan, vendor Amerika Serikat, Apple berhasil mengirimkan 78,3 juta smartphone iPhone ke seluruh dunia dan merebut 18% pangsa pasar pada kuartal IV-2016, atau tumbuh 5% dibandingkan 74,8 juta pada kuartal IV-2015. Performanya tertolong oleh iPhone 7 dan penjualan gagal dari Samsung Galaxy Note 7.
“Ini menjadi performa terbaik iPhone selama lebih dari satu tahun. Apple tampaknya berhasil memanfaatkan momentum salah langkah Samsung yang gagal menjual produk Galaxy Note 7 karena masalah baterai,” katanya.
Sementara itu, pada periode yang sama, vendor Korea Selatan, Samsung hanya mampu mengirimkan 77,5 juta smartphone ke seluruh dunia pada kuartal IV-2016, turun 5% dari 81,3 juta pada kuartal yang sama tahun 2015. Samsung telah kehilangan momentum pada akhir kuartal tahu lalu akibat kegagalan Note 7.
Dampaknya lebih lanjut, saham Samsung turun 18% untuk kuartal IV-2016 dan 21% setahun penuh, atau ke tingkat terendah sejak 2011. Samsung dikabarkan akan meluncurkan model Galaxy S8 dalam beberapa minggu ke depan untuk menggenjot pertumbuhan dan kembali ke posisi teratas pada kuartal pertama tahun ini.
“Walaupun turun di peringkat kedua pada kuartal akhir tahun lalu, setahun 2016, Samsung masih mampu mempertahankan posisi pertama dengan pengapalan 309 juta unit ke seluruh dunia," tutur Mawston.
Berbagai sumber

SHARE THIS

Author:

0 komentar: