15/11/2016

Pengiun Ini Rela Tempuh 8 Ribu Km hanya untuk Orang yang Menyelamatkannya

       Ist

IDINDO.com - Ketika ada seseorang yang dengan tulus mau membantu dan menolong kita saat kita kesusahan, secara tidak langsung hal ini akan membuat kita merasa terenyuh sekaligus hutang budi pada orang tersebut. Ya, walaupun orang yang telah menolong kita tak pernah meminta balasan atau apapun, dipastikan kita akan tetap berterima kasih dan sangat bersyukur bisa dipertemukan dengan beliau. Bagi manusia, hutanG budi merupakan suatu hal yang wajar. Tapi, bagaimana jika hutang budi ini dirasakan oleh seekor hewan? 

Dikutip dari laman metro.co.uk, seekor penguin bernama Dindim telah menggetarkan hati sebagian besar orang karena ketulusan dan kasih sayangnya yang besar terhadap seorang nelayan yang pernah menyelamatkan hidupnya 5 tahun silam. Dindim sendiri merupakan seekor penguin yang tinggal di daerah Amerika Selatan karena ia merupakan penguin dari jenis Magelianic, keluarga penguin yang berhabitat di negara tropis Amerika Selatan.
Dindim dan Joao | Photo: Copyright metro.co.uk

Melihat Dindim yang begitu menderita, pria paruh baya itu pun membawa pulang penguin malang tersebut lalu membersihkan tubuhnya dan mengobati luka di tubuhnya. Joao juga merawat dan memberi makan Dindim dengan tulus. Setelah sehat dan kondisinya pulih, Joao akhirnya melepaskan Dindim ke habibat aslinya.
Joao mengatakan, "Aku mengira bahwa saat aku melepasnya, itu adalah pertemuan terakhir kita. Aku tak pernah berpikir bahwa aku bisa bertemu kembali dengannya. Namun, beberapa bulan kemudian ia kembali ke sini. Ia mengunjungiku dan melakukan hal itu setiap tahunnya.
Dindim dan Joao dipertemukan pada tahun 2011 | Photo: Copyright metro.co.uk


"Aku sudah menganggapnya sebagai anakku sendiri. Mungkin, ia juga menganggapku sebagai ayahnya. Ia selalu ada di dekatku saat ia berkunjung. Ia hanya mau ada di dekatku. Ia meminta makan dariku. Ia juga sangat senang saat aku menyiramnya dengan air. Kalau ada orang lain yang mendekat padanya, ia akan mematok orang tersebut atau mengepakkan siripnya sebagai tanda bahwa ia tidak suka." Tambah Joao.
Joao telah menganggap Dindim seperti anaknya sendiri | Photo: Copyright metro.co.uk


Dikatakan, nama Dindim adalah nama yang diberikan Joao. Sementara itu, saat terluka Dindim dirawat dan tinggal bersama Joao selama 8 bulan sebelum akhirnya dilepas. Meski telah dilepas dan kembali ke habitat aslinya, rupanya Dindim masih ingat betul dengan peristiwa itu.

Sumber : vemale.com

SHARE THIS

Author:

0 komentar: