02/11/2016

10Juta Pendukung Clinton Pindah ke Trump

   Depan Yale University, Connecticut

IDINDO.com - Tinggal selangkah lagi calon presiden (capres) Partai Republik Donald Trump bakal melangakah ke White House, jika dilihat dari hasil polling lembaga survei serta early voters yang dilakukan di sejumlah state.

Kantong-kantong suara demokrat saat ini sudah di take over (diambil alih) republik. Polling terbaru yang dikeluarkan LA Times dan UCS Tracking Trump unggul 6 poin 48-42%, Wral News Poll Trump menang 51-45% di North Carolina. Begitu pula dibeberapa state Trump unggul atas Clinton contohnya; polling yang dilakukan CNN,ORC di Nevada Trump menang 49-43% selain itu di Arizona pengusaha real estate ini menang 49-44%, Georgia pollung dari Emerson Trump unggul 9 poin 51-42%, di Florida Trump menang 2 poin 45-43%.

Survey sebelumnya dari ABC/Washington Tracking pada 1 November Clinton takluk 45-46 persen atau Trump unggul 1 poin.

Sedangkan survei dari KSN New Poll Trump saat ini leading 48-38%.

Faktor utama suara Clinton anjlok atau jeblok yakni para pemilih AS mulai tidak percaya lagi pada Hillary atas kebohongannya serta skandal 33 ribu email, bahkan kasus Benghazi yang diduga diriny dirinya ikut terlibat. Apalagi FBI saat ini sedang menyelidiki kasusnya.

Wikilieaks-lah yang mengungkap dan membongkar permainan tersebut, yang melibatkan sejumlah kolega Clinton misalkan direktur kampanyenya Jhon Podesta serta Huma Abedin kaki tanganny Clinton.

Kini sejumlah petinggi demokrat mulai,beralih atau pindah ke Republik. Bukan saja politisi sejumlah artis pun seperti Robert de Niro dan Michael Clooney ikut bergabung. Bukan,itu saja hampir 10 juta suporter Clinton hengkang dan menjadi pendukung Trump.

Kemenangan Trump dimana pemilih white (kulit putih) atau America Native serta pemiluh Christian and Katolik mendukung sepenuhnya Trump. Sedangkan mayoritas pendukung Clinton adalah; LGBT, black (Afro-Amerika), hispanic (latino) serta muslim.

Pemilihan







SHARE THIS

Author:

0 komentar: