19/10/2016

Starbucks Bakal Buka 5000 Gerai Tahun 2021 di Cina

Ist

IDINDO.com - Raksasa gerai kopi global Starbucks Corp menyatakan targetnya untuk menambah jumlah gerai lebih dari dua kali lipat di China hingga mencapai 5.000 gerai pada tahun 2021.

Untuk mengembangkan bisnisnya di Negeri Tirai Bambu tersebut, Starbucks menunjuk CEO pertamanya untuk China.
Jaringan gerai kopi terbesar di dunia itu menunjuk Belinda Wong untuk menduduki jabatan CEO Starbucks China.

Sebelumnya, Wong adalah presiden yang bertanggung jawab atas operasional Starbucks di China.

Dengan jabatan barunya sebagai CEO, maka Wong akan terus memberikan laporan kepada John Culver, presiden grup Starbucks Global Retail.
Di samping itu, Wong juga akan mempersiapkan pembukaan pusat pengolahan biji kopi internasional Starbucks Roastery and Reserve Tasting Room di Shanghai pada tahun 2017 mendatang.
Starbucks membuka pusat pengolahan biji kopi pertama di Seattle, AS pada tahun 2014 silam.

Pusat pengolahan biji kopi ini memamerkan biji-biji kopi super premium sekaligus metode pengolahannya hingga menjadi kopi siap minum.
Pembukaan pusat pengolahan biji kopi Starbucks tersebut bukan tanpa alasan. Starbucks ingin mengukuhkan diri sebagai "pemain tulen" di industri kopi secara menyeluruh, sejalan dengan hadirnya jaringan gerai kopi baru, seperti Blue Bottle dan Intelligentsia.

Starbucks sudah beroperasi di China selama 17 tahun. Negara dengan pertumbuhan ekonomi yang amat pesat tersebut pun menjadi pasar penting bagi Starbucks, yang kini memiliki lebih dari 2.300 gerai di lebih dari 100 kota di China.
Selain mengangkat Wong sebagai CEO di China, Starbucks juga menunjuk Leo Tsoi sebagai direktur operasional Starbucks China.
Sebelumnya, ia menjabat wakil direktur utama divisi pengembangan dan desain gerai Starbucks China.

Berbagai sumber


SHARE THIS

Author:

0 komentar: