01/09/2016

Setya Novanto Tahu Siapa yang Kepincut Sama Ahok


IDINDO.com - Tak bisa dipungkiri Gubernur Ahok adalah figur yang sangat diinginkan oleh sejumlah partai. Siapa saja yang kepincut dengan Gubernur asal Bangka Belitung ini. Ternyata Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengaku sudah mengetahui siapa sosok yang diinginkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk mendampinginya maju dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

Novanto mengaku mengetahui sosok tersebut langsung dari Ahok. Namun, ia enggan mengungkapkan siapa sosok yang dimaksud.

"Tanya Pak Ahok, meski kita sudah tahu, tapi ya Ahok lah (yang mengumumkan)," kata Novanto di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (1/9/2016).

Novanto menegaskan bahwa Ahok yang harus menentukan pasangannya sendiri. Dengan begitu, Ahok dan pasangannya nanti bisa kompak dalam membangun Jakarta.

Golkar sebagai salah satu partai pendukung hanya memberikan masukan, namun keputusan terakhir tetap ada di tangan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Kita percayakan ke Ahok karena wakil harus punya chemistry dengan Ahok. Ini penting supaya beri kontribusi bagi negara," kata Novanto.

Sementara itu, Partai Nasdem sebelumnya mengaku sudah menyiapkan calon wakil gubernur untuk mendampingi Ahok.

"Cawagubnya kita sudah ada, tinggal nanti di-declare saja," kata Sekjen Partai Nasdem Nining Indra Saleh di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (31/8/2016).

Nining menyebutkan, dua partai politik pendukung Ahok lainnya, yakni Golkar dan Hanura, serta kelompok relawan Teman Ahok juga sudah menyiapkan calonnya masing-masing.

Nantinya, keempat unsur pendukung bersama Ahok tinggal berdiskusi untuk menentukan calon wakil Gubernur.

"Kita akan kompromikan mana yang terbaik. Yang penting mau kerja sama untuk membangun Jakarta," ucap Nining.

Saat pengumpulan KTP dukungan warga Jakarta untuk maju Pilkada DKI lewat jalur perseorangan, Ahok didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Heru Budi Hartono.

Setelah dipastikan maju lewat jalur parpol, muncul wacana calon wakil gubernur pengganti Heru.

Ahok mengaku telah mendapat restu dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri untuk mengikuti Pilkada DKI.

Syaratnya, Ahok kembali berpasangan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

"Bu Mega intinya, ya beliau tetap, saya (maju) dengan Djarot, beliau setuju," kata pria yang akrab disapa Ahok.


SHARE THIS

Author:

0 komentar: