26/09/2016

Saling Serang Warnai Debat Pilpres AS 2016

IDINDO.com - Saling serang terjadi dalam debat Presiden Amerika di Hofstra University, Hempstead, New York, Amerika Serikat, Selasa (27/9/2016) WIB. keadaan masih normal namun 5 menit setelah itu suasana menjadi tegang. Trump sempat mengungkapkan ketidak-jujuran Hillary terkait 30 ribu email. Hampir lebih 10 kali Trump memakai nama sekretaris Hillary untuk menyerang dirinya.

Tak tinggal diam, Hillary pun menuduh rivalnya Donald Trump mengawali karir politiknya dengan kebohongan rasial. Hillary mengungkapkan pengusaha kaya itu melontarkan pertanyaan rasial tentang kewarganegaraan Presiden kulit hitam pertama AS, Barack Obama. 

Hillary menegaskan semua langkah Trump agak rasial
Pernyataan Hillary itu merujuk kepada komentar Trump yang akhirnya mengakui bahwa Obama dilahirkan di AS.

"Namun saya tak bisa mengesampingkan komentar dia begitu saja. Trump sungguh-sungguh mendasari aktivitas politiknya di negara ini dengan kebohongan rasial," tegas Hillary.

"Dia telah menyebut Presiden kulit hitam pertama AS bukan warga negara AS," sambung Hillary. 

Sampai masa lalu Trump sempat diangkat Hillary dengan menyebut Trump banyak bergerak diajang miss universe. Bukan itu saja nama Vladimir Putin hingga bisnis Trump di Irak sempat di ekspos. Namun Trump membantah segala tuduhan itu.

Disisi lain Trump menyerang Hillary terkait goverment policy (kebijakan pemerintah) dan kebijakan luar negeri yang dijalankan AS saat dia menduduki jabatan ini. 

Menurut Trump Hillary telah meninggalkan jejak kekacauan di Timur Tengah, sepanjang karirnya menjadi Menteri Luar Negeri AS. "Lihatlah Timur Tengah, sungguh kacau di bawah perintah Anda," tandas Trump, yang membuat Hillary agak terdiam sejenak.

Bukan sampai disitu saja Trump bahkan menyebut istri Bill Clinton itu tak memiliki stamina yang cukup untuk menjadi Presiden AS. Secara terang-terangan Trump menyebut Hillary ditengah masa kampanye terserang penyakit pneumonia.

"Hillary tak punya cukup stamina untuk menjadi Presiden. Untuk menjadi Presiden di negara ini, anda membutuhkan stamina yang luar biasa," sebut Trump," jelas pemgusaha real estate ini. Hillary pun langsung membalas dan melakukan serangan balik.

"Baik, setelah perjalanan ke 112 negara dan negosiasi perjanjian damai, gencatan senjata, atau 11 jam bersaksi di depan kongres, dia masih mau bicara soal stamina dengan saya?" kata capres perempuan pertama Amerika ini.

SHARE THIS

Author:

0 komentar: