04/09/2016

Mendagri Terkejut Bupati Banyuasin Tertangkap KPK



IDINDO.com – Operasi tangkap tangan (OTT) berhasil dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) Yan Anton Ferdian beserta sejumlah pihak lainnya. Bupati Banyuasin tersebut tertangkap tangan pada Minggu (4/9/2016). Dari informasi yang dihimpun, OTT berkaitan dengan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Sosial (Bansos).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo pun ikut terkejut, prihatin dan merasa ikut bersalah serta sangat disayangkan masih adanya oknum kepala daerah yang terkena OTT, apalagi oleh KPK dalam indikasi kasus suap proyek daerah.

Setiap kepala daerah kata Tjahjo harus menghindari permainan proyek-proyek di wilayah masing-masing. “Kasihan pemilihnya dalam pilkada (pemilihan kepala daerah) yang lalu. Memahami area rawan korupsi dan menghindari suap menyuap proyek harusnya dipahami siapapun kepala daerah termasuk saya,” ujarnya.
Dia menyatakan, Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) masih menunggu pengumuman resmi KPK terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Dalam hal ini Mendagri menekankan asas praduga tidak bersalah harus di kedepankan dalam kasus Bupati Banyuasin. Walapun kami memahami OTT KPK tentunya sudah mempunyai alat bukti yang cukup dan kuat.

“Pemerintahan di Banyuasin tidak akan terganggu, karena ada wakil bupati, sekda (sekretaris daerah) yang menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Banyuasin.” ujar mantan Sekjen PDIP ini.


SHARE THIS

Author:

0 komentar: