09/09/2016

Tercatat 18 Gubernur dan 343 Walikota/Bupati Terjerat Korupsi



IDINDO.com - Sampai kini tercatat sudah 18 gubernur dan 343 walikota/bupati yang terlibat praktek haram ini. Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan KPK, dalam acara Koordinasi dan Supervisi (Korsup) KPK bertema Desiminasi Praktik Tata Kelola Pemda Berbasis Elektronik di Pemda Provinsi Bengkulu, Rabu (3/8/2016).

Ranu Wiharja menjelaskan saat ini dilakukan para politisi untuk mempertahankan kekuasaan. metamorfosa korupsi yang pada awalnya dilakukan oleh PNS golongan rendah.

Lebih Lanjut dia membeberka, awalnya korupsi hadir itu untuk mempertahankan hidup, dilakukan PNS pangkat rendahan, namun merambah ke pelaku usaha yang bukan untuk bertahan hidup tetapi serakah. Selanjutnya, korupsi dilakukan oleh politisi untuk mempertahankan kekuasaan," kata Ranu Wiharja dalam kata sambutannya.

Tindakan korupsi tersebut dilengkapi dengan menggunakan ahli hukum dan keuangan agar perbuatan jahatnya terkesan benar dan tidak melanggar hukum.

Saat ini, kata dia, korupsi di daerah merambah ke pengelolaan keuangan daerah, perizinan yang memicu suap dan gratifikasi, serta pengelolaan pengadaan barang dan jasa.

Ranu pun dalam kesempatan ini menjelaskan tambahan penghasilan yang sesuai bagi PNS dengan aturan yang berlaku perlu dipertimbangkan oleh pemerintah seperti tunjangan penghasilan diperbaiki untuk mengurangi tindak pidana korupsi.

Sejumlah kepala daerah dari Surabaya, Bandung, Bogor, dan Sidoarjo menjadi narasumber mereka dianggap berhasil menjadi teladan tata kelola daerah berbasis elektronik . Acara tersebut akan berlangsung hingga Kamis (4/8/2016) menghadirkan 

Sementara, Jerry Massie Ketua Harian DPP Gerakan Indonesia Anti Korupsi (GIAK) Indonesia butuh 40 tahun untuk menuntaskan praktek Korupsi.

"Sebetulnya jangan ada remisi bagi pelaku korupsi dan kalau perlu dihukum mati. Tapi ada klasifikasi pertama, korupsi 10-100 juta hukuman 5 tahun penjara, Kedua, korupsi 100-500 juta hukuman 20 tahun, Ketiga, korupsi 500-1 M hukuman seumur hidup dan Keempat, korupsi 1 M keatas hukuman mati," ujar aktivis yang getol memerangi korupsi ini.

SHARE THIS

Author:

0 komentar: