21/09/2016

Cahyo Kumolo Minta Menkeu tak Pangkas Anggaran Pengadaan KTP Elektronik


IDINDO.com -  Komunikasi antara Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait rencana pemangkasan anggaran pengadaan blanko KTP Elektronik sudah dilakukan.

Mantan Sekjen PDIP ini meminta Sri Mulyani untuk tidak memangkas anggaran pengadaan blanko KTP Elektronik sebelum target pencapaian tercapai hal tersebut diutarakan Mendagri di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (21/9/2016).

Dia mengakui sudah melobi Ibu Menkeu, tolong ditunda pengurangan anggaran (pengadaan blanko KTP Elektronik). Karena KTP eletronik kan pelayanan bagi masyarakat.

Bahkan, dia berpendapat jika memang harus ada anggaran di kementeriannya yang dipotong, Tjahjo meminta Menkeu tidak memangkas anggaran pengadaan blanko KTP Elektronik. 

Cahyo berharap anggaran di pos lain di Kemendagri enggak apa-apa, tetapi yang untuk nyetak KTP elektronik, jangan dulu. Supaya ini mencapai target yang ada dulu.

Sebelumnya, Tjahjo mengatakan, kementeriannya berupaya terus menyediakan blanko untuk KTP Elektronik.

Namun, prosesnya dilaksanakan secara bertahap. Sebab, pemerintah memotong anggaran Kemendagri. Kemendagri menargetkan 183 juta penduduk Indonesia yang wajib KTP udah memiliki KTP Elektronik. Sesuai data, masih ada 22 juta penduduk Indonesia yang belum merekam data untuk KTP elektronik.

 "Anggaran kemendagri dengan kondisi perekonomian yang sulit, kita siap dipotong. Tentunya mengurangi anggaran-anggaran. Jadi menyesuaikan kebutuhan daerah-daerah yang tadinya 10 lembar, terpaksa buat 2-3 tahap,” kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai pengukuhan DPN IKPTK, Jumat (19/8/2016).



SHARE THIS

Author:

0 komentar: