26/08/2016

Serangan Militan Tewaskan 7 Orang di Somalia


IDINDOcom – Tujuh orang tewas dalam serangan oleh kelompok jihadis  Al Shabaab di sebuah restoran di tepi pantai paling populer di Mogadishu, ibu kota Somalia.

"Sembilan orang termasuk dua orang bersenjata Al Shabab tewas dalam serangan pada hari Kamis (25/8/2016), “ kata  juru bicara pemerintah kota Mogadishu, Abdifatah Halane.

Al Shabab adalah sayap Al Qaeda berbasis di Somalia dan terkenal sebagai kelompok garis keras paling mematikan di kawasan Tanduk Afrika, seperti dilaporkan Agence France-fresse.

Militan menyerang Banadir Beach Restaurant dekat dari Lido Beach, Mogadishu, dengan meledakkan bom mobil sebelum terlibat baku tembak dengan pasukan keamanan.

Pelaku teror juga melemparkan granat ke pasukan kemanan yang sedang bertugas di kawasan tersebut.

Satu pria yang mengalami luka di bagian kepala akhirnya ditangkap oleh otoritas keamanan yang menuding pelakukan sebagai pengebom.
Restoran yang menjadi target sangat terkenal di kalangan pemuda dan pejabat
pemerintah.

Sekitar 20 orang berhasil menyelamatkan diri dari restoran selama terjadi baku
tembak.

Militan Al Shabab mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu dalam sebuah pernyataan yang disebar melalu layanan pesan Telegram. Mereka mengklaim telah membunuh “sejumlah” orang.
Klaim Al Shabab mengatakan, restoran telah dijadikan target karena sering dikunjungi oleh kaum "murtad" yang terlibat dalam percabulan dan  perbuatan
jahat.

Al Shabab berjuang untuk menggulingkan pemerintah yang didukung oleh komunitas internasional di Mogadishu. Mereka berupaya memaksakan diterapkannya hukum syariah di negara itu.
Para pejabat di Mogadishu, Jumat (26/8/2016), mengatakan, para penyerang telah dibunuh aparat.

Semua "penyerang telah ditembak mati dan restoran sekarang di bawah kendali penuh tentara pemerintah Somalia," kata kepala polisi daerah setempat, Kolonel Abshir Bishaar kepada kantor berita nasional Somalia.

"Serangan teroris menewaskan sembilan orang, lima dari mereka adalah warga sipil, dua pasukan keamanan dan dua lainnya adalah militan yang melakukan serangan itu," kata Bishaar.

SHARE THIS

Author:

0 komentar: