28/08/2016

ICW Sebut 2016, Modus Terbanyak Kasus Penggelapan

Modus Korupsi Paling Banyak Terjadi Sepanjang Semester I 2016: PenggelapanFoto: Ilustrasi oleh Andhika Akbarayansyah
IDINDO.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat setidaknya ada 210 kasus korupsi yang ditangani aparat penegak hukum sepanjang Januari 2016 hingga Juni 2016. 70 kasus di antaranya dilakukan dengan modus penggelapan.

"Modus yang paling sering terjadi selama semester I 2016 adalah penggelapan dengan 70 kasus korupsi, kedua terbanyak yakni produk fiktif sebanyak 34 kasus, dan di posisi ketiga dengan 25 kasus terjadi dengan modus penyalahgunaan anggaran," kata Peneliti ICW Wana Alamsyah dalam jumpa pers di kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (28/8/2016).

Wana menjelaskan, total kerugian negara dari 210 kasus yang ditangani adalah Rp 890,5 miliar. Meski modus terbanyak adalah penggelapan, namun kerugian negara terbesar yakni dengan modus proyek fiktif sebesar Rp 246,8 miliar.

Sementara itu berdasarkan sektor tempat terjadinya korupsi, sektor keuangan menjadi yang paling rentan di korupsi.

"Sektor keuangan adalah sektor yang paling rentan di korupsi yaitu 34 kasus. Di posisi kedua ada sektor pelayanan publik," jelas Wana.

Wana menuturkan, sebagian besar korupsi terjadi di daerah. Jawa Timur menjadi provisi yang paling banyak menindak kasus korupsi yaitu sebanyak 19 kasus.

"Kasus korupsi yang terjadi di nasional sebanyak 5 kasus atau sekitar 2 persen. Sedangkan di daerah sebanyak 205 kasus," terang Wana.

Sumber : Detik.com



SHARE THIS

Author:

0 komentar: